Jual Kubah Masjid Di Bandar Lampung

Inilah Beberapa Masjid-Masjid ikonik di wilayah Kota Bandar Lampung…

Masjid Al Furqon Bandar Lampung

Pembangunan Masjid Bandar Lampung Al Furqon berawal dari keinginan masyarakat Muslim Kota Tanjung Karang – Teluk Betung bersama dengan Pemerintah Kabupaten Lampung untuk membangun rumah ibadah berupa masjid.Awalnya, rencana pengembangan ini akan berlokasi di Pasar Bambu Kuning.

Jual Kubah Masjid Di Bandar Lampung

Karena berbagai masalah, lokasi akhirnya tidak dipilih.

Pada saat itu ibu kota Lampung, yaitu Teluk Betung dan ibu kota kembar Tanjung Karang – Teluk Betung. Oleh karena itu, Lungsir dipilih sebagai lokasi karena terletak di antara dua kota Tanjung Karang dan Teluk Betung. Konstruksi pertama dipimpin oleh Muhammad Mangoendiprojo, yang merupakan warga Lampung ke-5 pada saat itu.

Tanah itu kemudian dibeli oleh 4 bersaudara yang bernama Djalis, Djasmika, Djamani dan Djalaluddin bin Lidin ash sayyid.Tanah seluas 3.858 M2 dengan harga Rp50 ribu. Kemudian membeli tanah dari keluarga Maqad seluas 57.000 M2 dengan harga Rp 150 ribu. Jual Kubah Masjid Di Bandar Lampung

Harga kedua lahan tersebut memang tidak seimbang karena sebagian dari tanah tersebut tidak dijual tetapi diwakili.Uang yang digunakan untuk membeli adalah dukungan pemerintah dan merupakan komunitas Muslim Lampung sehingga negara itu disebut wakaf rakyat. Hingga saat ini pembangunannya terdiri dari 5 fase.

Fase pertama adalah dari tahun 1958 hingga 1969. Pada saat itu, bangunan masjid pertama memiliki luas 20×25 meter dengan atap datar tanpa kubah.

Masjid Al-Abror

Masjid Al-Abror di Jalan Pemuda nomor 12, Kelurahan Sawah Lama, Tanjungkarang Timur, Kota Bandar Lampung adalah saksi sejarah. Tempat sholat Islami pernah menjadi markas pejuang kemerdekaan di Bumi Ruwa Jurai.

Bangunan masjid, yang dulunya masjid berbentuk podium, menjadi basis bagi pejuang kemerdekaan. Mereka berkumpul dan menyusun strategi untuk memerangi Belanda, “kata Ismail Abdulah, presiden Daily Mosque Al-Abror, kemarin.

Namun, dia tidak yakin kapan masjid menjadi markas para pejuang kemerdekaan. Karena Ismail adalah administrator baru Masjid Al-Abror dan banyak dari administrator lama telah pindah. “

Ismail salafudin juga menambahkan, bahwa Masjid Al-Abror didirikan pada tahun 1912. Tanah masjid adalah tanah wakaf yang diberikan oleh Habib Husin, warga negara Arab. Pada zaman kuno, masjid itu relatif jarang. Namun, Habib berinisiatif membangun masjid untuk menjadikannya tempat ibadah dan tempat berkumpul bagi masyarakat Bandar Lampung saat itu, “katanya.

Masjid Baiturrahman Lampung

Masjid Baiturrahman di Gedong Air Village, Tanjung Karang, Kota Bandar Lampung, didedikasikan pada hari Jumat oleh Walikota Bandar Lampung, Herman HN

Ini ditransfer oleh Herman ke penduduk di sekitar masjid untuk membuat masjid tumbuh subur, datang melalui doa wajib dan melakukannya di masjid Baitturahman yang baru diinisiasi.

Sumber pendanaan Masjid Baiturrahman di Lampung

DPRD, bersama dengan kabupaten, memiliki kemampuan untuk mengalokasikan 10 miliar sumber daya APBD untuk keperluan dan pembangunan pos masjid Baiturrahman Lampung, mencapai total 809 pos yang akan segera dimasukkan ke Teluk Kendari hingga kedalaman 30 meter. Untuk fase pertama, itu terjadi pada 2010 dan 37 tiang dibangun.

Total waktu yang harus direncanakan untuk menyelesaikan pembangunan masjid adalah sekitar empat tahun.

Selain itu, ada juga bangunan masjid kecil di dekat Masjid Baiturrahman di Lampung, di mana masjid ini tidak hanya tempat sholat, tetapi juga jalan penghubung 1,6 km sedang dibangun yang menghubungkan kota daratan Kendari ke kompleks masjid. .

Bertolak belakang dengan kasus pembangunan masjid, yang semuanya menggunakan tiang, jalan lintas atau yang biasa disebut jalan penghubung dibangun dengan membuat pot atau membersihkan laut.

Nilai proyek pembangunan masjid ini memang fantastis, hingga waktu sholat subuh di masjid ini, biaya konstruksinya sekitar Rp. 250 miliar rupiah, dan ketika pertama kali digunakan, gubernur Bandar Lampung bahkan mengatakan bahwa proyek tersebut telah menghabiskan hingga Rp. Rupiah 250 miliar seluruhnya berasal dari anggaran provinsi Bandar Lampung

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>